Edy Toyibi

Blog pribadi Edy Toyibi

koran duta masyarakat 16 March, 2009

Filed under: 1 — edytoyibi @ 5:49 pm

umat, 26 September 2008
PT SG Jumpalitan
Dituding Rusak Konservasi
Tuban � Statemen lembaga konservasi dan perlindungan kawasan kars CAGAR Tuban, yang menyoal pelanggaran aturan lingkungan dari PT Semen Gresik Tbk (PT SG) di Tuban, direaksi serius BUMN pemilik pabrik semen di Tuban itu. Bahkan, PT SG menantang CAGAR untuk membuktikan tudingannya melalui studi empiris.

�Jangan asal main tuduh tanpa disertai pembuktian ilmiah. Silakan saja mereka menyewa akademisi atau perguruan tinggi, untuk membuktikan secara ilmiah tentang tuduhan pelanggaran aturan lingkungan yang dilakukan PT SG,� tegas Saefudin Zuhri dihadapan wartawan, kemarin malam.

Sebelumnya, dalam pers realease yang dikirim Direktur CAGAR Tuban Edy Toyibi kepada Duta, menyatakan tambang batu kapur milik PT SG di wilayah Kecamatan Kerek dan Merakurak, dinilai melanggar ketentuan PP Nomor 26/2008 tentang rencana tata ruang wilayah nasional (TRWN). Di samping merusak lingkungan, lahan tersebut termasuk kawasan kars yang harusnya dilindungi karena termasuk kawasan lindung nasional.

Tak hanya itu. Pabrik semen milik BUMN di Tuban tersebut memiliki tambang tanah liat di Desa Tobo, Karangasem dan Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, yang termasuk lahan pertanian produktif. Bahkan juga membahayakan keberadaan Wadung Kedung Kliter yang berada di wilayah setempat.

Saefudin Zuhri yang saat itu didampingi Kabag Humas PT SG Sunartik Widyawati menegaskan pihaknya sudah 20 tahun berada di Tuban, dan hingga kini tidak memunculkan permasalahan. Sebab, penambangan yang dilakukan sudah sesuai aturan dan setiap tahun diteliti dan dipantau Pemkab Tuban dan Pemprop Jatim.�

�Sampai sekarang juga tidak ada kesalahan seperti yang dituduhkan kepada kami. Kami menambang kawasan kars kelas 2 dan kelas 3 yang disertai studi Amdal. Jadi sudah mentaati aturan,� tegasnya.

Sedangkan, Direktur CAGAR Tuban Edi Toyibi, menyatakan sesuai Pasal 60 PP 26/2008 kawasan kars yang saat ini ditambang batu kapurnya oleh PT SG termasuk kawasan yang memiliki keunikan bentang alam. Artinya, di kawasan lahan tambang batu kapur PT SG di sekitar Desa Karanglo, Kecamatan Kerek, Tuban, memiliki bentang alam goa dan bentang alam kars.

�Semua bentuk eksploitasi bahan galian golongan C yang dilakukan PT SG di kawasan karst (batu gamping) telah melanggar ketentuan PP tersebut. Kami memandang masalah ini harus disikapi serius, demi kelangsungan konservasi alam. Untuk masalah ijin yang terlanjur dikantongi PT SG patut dibatalkan demi hukum,� tegas Edi Toyibi secara terpisah.

Ditambahkan, para aktivis lingkungan tak bakal surut melakukan pembuktian terhadap dugaan penyimpangan aturan lingkngan yang dilakukan PT SG. �Saya tidak butuh tanggapan dari mereka. Saya hanya membuka ini ada PP yang bunyinya seperti itu, terserah bagaimana tanggapan mereka,��tandas dia.(tbu)

 

One Response to “koran duta masyarakat”

  1. zenteguh Says:

    hajar terus mass……
    yang nglanggar kudu diajari bener gak..
    btw mantablah, wis aktivis lingkungan, anggota Panwaskab maneh josss


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s